Senin, 09 Desember 2013

TUGAS 5 Bahasa Indonesia

Buatlah contoh sebuah paragraf:
1. Generalisasi
2. Analogi
3. Sebab – Akibat (kausalitas)
jawab:
 

1. Generalisasi adalah penalaran induktif dengan cara menarik kesimpulan secara umum berdasarkan sejumlah data. Jumlah data atau peristiwa khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.

Contoh Paragraf  Generalisasi:
Untuk mendaptkan gelar Sarjana Strata satu (S1). Kita harus mengikuti jalannya peraturan yang telah di tetapkan sesuai peraturan kampus untuk mengikuti sidang. Diantaranya mahasiswa harus aktif dalam mengikuti perkuliahan, harus dinyatakan lulus Ujian Utama atau sudah mengikuti 15 mata kuliah Ujian Utama dengan IPK minimal 3,00 dan tidak ada nilai D. Mahasiswa juga harus menyelesaikan 152 SKS dan memiliki IPK total minimal 2,00 sebaiknya nilai tidak ada yang D. Selain itu, mahasiswa harusmenyelesaikan Penulisan Ilmiah dan dinyatakan lulus, telah mengikuti workshop dan kursus. Selain yang telah disebutkan sebelumnya,  mahasiswa juga harus bebas dari peminjaman buku di perpustakaan dan harus menyelesaikan segala administrasi dan keuangan hingga semester yang sedang berjalan. Jadi, memang tidak mudah untuk menyandang gelar Sarjana Strata Satu (S1). Mahasiswa harus mengikuti tahap demi tahap.

 Untuk menjadi seorang akuntan, maka diwajibkan calon akuntan memiliki gelar minimum S1 dan mengambil jurusan Akuntansi. Tidak hanya itu saja, calon akuntan harus memiliki wawasan yang luas mengenai ilmu yang berhubungan dengan akuntansi.

2. Analogi adalah penalaran induktif dengan membandingkan dua hal yang banyak persamaannya. Berdasarkan persamaan kedua hal tersebut, Anda dapat menarik kesimpulan. 

Contoh Paragraf Analogi :
Seseorang yang menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung. Sewaktu mendaki, ada saja rintangan seperti jalan yang licin yang membuat seseorang jatuh. Ada pula semak belukar yang sukardilalui. Dapatkah seseorang melaluinya ? Begitu pulabila menuntut ilmu, seseorang akan mengalami rintangan seperti kesulitan ekonomi, kesulitan memahami pelajaran, dan sebagainya. Apakah Diasanggup melaluinya ? Jadi, menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung yaitu banyak rintangan untuk mencapai puncaknya.

Menjadi mahasiswa yang mengambil jurusan akuntansi itu sama halnya seperti dengan menghitung jarum dalam jerami. Karena dalam akuntansi kita harus teliti dalam menghitung keuangan agar mencapai balance antara aktiva dan pasiva. Begitu pula dalam menghitung jarum yang berada di dalam jerami karena kita harus membutuhkan ketelitian untuk menemukan jarum tersebut.

3. Sebab akibat (hubungan kausal) adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat.

Contoh Paragraf  Sebab-Akibat :
banyak mahasiswa yang malas masuk kuliah, biasanya yang membuat mereka malas datang karena mendapatkan mata kuliah yang dimulainya dari pagi, kemudian ada juga yang dimulainya terlalu siang, hanya ada satu mata kuliah saja dalam pertemuannya, dan adanya jam pengganti ataupun jam tambahan. Hal tersebutlah yang menyebabkan mahasiswa malas datang ke kampus dan akibatnya nilai merekapun menjadi jelek karena, absen juga sangatlah berpengaruh untuk penilaian walaupun hanya 10% tetapi itu sangatlah membantu.

Sumber:
TUGAS 4 Bahasa Indonesia

Buatlah kerangka karangan sesuai contoh kasus yang anda pilih! Perhatikan Sistematika penulisan!
Jawab:

Topik : Kegiatan Karang Taruna Desa Sukses Jaya
      1.  Kegiatan Sosial
      2. Kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP)
      3. Kegiatan Olahraga, Rekreasi dan Kesenian


Karang Taruna
Desa Sukses Jaya untuk membangun rasa sosialisme periode 2012-2013
      1. Kegiatan sosial
          1.1  memberi bantuan langsung kepada masyarakat / korban bencana alam 
          1.2 memberikan pembinaan dalam program-program tertentu bekerjasama dengan pemerintah maupun LSM. 
          1.3 penyuluhan, bimbingan sosial, memberikan motivasi, konsultasi, melakukan mediasi, serta pembinaan mental generasi muda. 
          1.4  mendorong partisipasi masyarakat untuk bersama-sama dalam suatu program bersama yang secara gotong royong.

      2. Kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) 
                 2.1 Swadana anggota dan pengurus, dalam bentuk iuran maupun pinjaman.
          2.2 Penyisihan dari hasil usaha sebelumnya atau dana yang disisihkan dari sumber-sumber lain. 
          2.3 Pinjaman perorangan, dari warga masyarakat, pengusaha atau sumber lain.
          2.4 Modal usaha yang diberikan oleh mitra, baik perorangan maupun perusahaan.

      3.Kegiatan Olahraga, Rekreasi dan Kesenian 
         3.1 mengadakan kegiatan senam pagi di hari libur ataupun olahraga lainya untuk menunjang kesehatan. 
         3.2  mengadakan rekreasi alam untuk mengenalkan lingkungan kepada masyarakat yang kurang  memperhatikan lingkungan. 
         3.3  Mengadakan suatu karya panggung seperti teater untuk menghibur masyarakat.